5 Tips Kegiatan Ngabuburit Biar Puasa Tetap Asyik

by - Kamis, Mei 09, 2019

"Nanti kita ngabuburit kemana, gaes?". Kalimat itu pasti kerap sekali kita dengar dibulan ini. Orang-orang sekitar kita pasti sering menyebut istilah ini. Belum lagi acara di televisi, jelas punya andil besar membuat kata 'Ngabuburit' jadi begitu familiar. Ngabuburit bisa dikatakan sudah jadi tradisi yang tidak bisa lepas begitu saja dari bulan puasa Ra­ma­dan.

Melalui aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (V), coba mencari arti kata 'Ngabuburit'. Disana tertulis menunggu azan maghrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan. Merupakan turunan dari kata 'burit' yang artinya sore. Asal serapan kata dari bahasa Sunda. Sumber lain mengatakan bahwa kata ‘ngabuburit’ punya arti 'ngalantung ngadagoan burit'. Artinya bersantai-santai menunggu waktu sore. Waktu 'Burit' ini biasanya antara jam 15.30 - 17.30 atau lepas salat Ashar, sebelum senja tiba dan azan berkumandang.

Nah, kalau mau definisi kekinian mungkin 'ngabuburit' bisa diartikan bersantai menunggu datangnya waktu berbuka puasa sambil mengerjakan sesuatu. Sayangnya makna 'ngabuburit' justru sering bergeser, bisa meluas dan menyempit, jadi positif atau malah negatif. Semua terlepas dari pemahaman, situasi dan kondisi yang melingkupinya. Niat mengisi waktu menunggu berbuka malah jadi mengganggu inti nilai ibadah utamanya.  Sedihnya lagi kalau malah sampai membatalkan puasa. Waktunya bulan untuk taubat cari selamat eh malah pahala hilang nggak bermanfaat.

Apa saja sih alternatif 'Ngabuburit' yang berfaedah?

1. Tidur
Tidur bukan sembarang tidur ya, atau seharian kita tidur mentang-mentang dikatakan bahwa tidurnya orang puasa bernilai ibadah. Istirahat secukupnya sesuai kebutuhan agar tubuh tetap berenergi hingga tarawih nanti.

2. Berolahraga
Puasa bukan halangan untuk tetap berolahraga. Ini membantu menjaga metabolisme tubuh supaya tetap bugar. Nggak perlu olahraga berat, cukup gerakan ringan saja. Seperti bersepeda, senam, ataupun jogging.

3. Berberes Rumah
Membereskan rumah adalah salah satu pilihan yang tepat. Selain berpahala, rumah jadi rapi dan bersih hingga kita siap tiap saat tanpa menunggu lebaran tiba jika ada kunjungan dari tetangga, kerabat, atau sahabat. Tidak lupa juga membongkar dan membereskan isi lemari. Pilah pilih pakaian yang menumpuk, dan salurkan pada yang lebih membutuhkan agar lebih bermanfaat.

4. Membaca Buku atau Tadarus Al Qur'an
Bulan Ramadan juga dikenal sebagai bulannya Al Qur'an hingga sangat sayang jika kita melewatinya tanpa lebih dekat dengan kitab tuntunan kita. Bisa juga dengan baca buku-buku untuk menambah ilmu dan menebalkan iman kita.

5. Kegiatan Sosial
Suasana Ramadan paling tepat untuk berlomba ikut serta atau menyelenggarakan kegiatan-kegiatan  positif bagi masyarakat. Berbagi paket berbuka, takjil, kunjungan ke panti asuhan atau pondok sosial dan kegiatan sosial positif lainnya.

Masih banyak lagi, kegiatan bermanfaat yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu. Intinya nih kegiatan 'Ngabuburit'  sebaiknya gunakan untuk mengisi catatan amal baik waktu jelang buka puasa yaitu dengan perbanyak kegiatan positif dan kalau nggak mau rugi jangan dekati yang berpotensi bisa membatalkan puasa.

Kalau kamu kegiatan favorit 'Ngabuburit'nya apa saja? Boleh dong bisik-bisik nih beri tahu apa tips asyik kamu?

#RWC2019 #OneDayOnePost #Day4

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Tiada kesan tanpa kata dan saran darimu :)



Salam kenal,


Dee.Irum