6 Aktivitas Menyenangkan untuk Anak Saat Masih Pandemi Corona

Jumat, 23 Juli 2021

Situasi wabah corona masih menyelimuti negeri kita dan juga dunia. Semua lapisan usia terkena imbasnya tidak terkecuali anak-anak. Lalu, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan orang tua dengan anaknya selama masih di rumah saja? Ketika harus menjalani PPKM atau malah sedang melaksanakan isolasi mandiri.

Berikut ini nantinya akan dibahas 5 aktivitas menyenangkan untuk anak saat masih pandemi corona. Sebagai alternatif pilihan ayah dan bunda yang bisa dilakukan ketika menjalani PPKM atau isolasi mandiri.

Sebelum memilih kegiatan untuk anak, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh orang tua, yakni :

Pertama yang perlu dilakukan orang tua adalah tetap menjaga ketenangan. Sebab seringkali anak justru terpapar rasa stres orang tuanya. Berikan perhatian pada proses pengendalian diri agar anak tetap merasakan kenyamanan selama di rumah saja.

Kedua, mengalihkan fokus anak dan mengajak anak lebih intens menyampaikan apa saja yang dirasakan dan dipikirkannya. Penting bagi orang tua untuk menyediakan waktu khusus untuk hadir mendampingi kegiatan mereka. 

Ketiga, buat kegiatan yang menyenangkan yang disukai anak-anak. Contohnya menciptakan arena khusus untuk bermain, atau mengijinkan mereka merawat hewan peliharaan. 

Keempat, beri dukungan kepada anak-anak untuk tetap bisa mengembangkan hobinya. Misal, menyanyi, menggambar atau hobi lainnya. Meskipun dilakukan secara daring, orang tua seyogianya tetap memfasilitasinya. 

Kelima, bantu anak untuk tetap terhubung dengan teman karibnya. Dorong dan dampingi anak untuk sesekali bersilaturahmi dengan sahabatnya. Bisa menggunakan panggilan video, zoom atau aplikasi media sosial lainnya.

Lantas kegiatan seru apa saja yang bisa dilakukan oleh orangtua dan anak selama PPKM dan Isoman?

Banyak pilihan kegiatan yang bisa dilakukan orang tua bersama anak di masa PPKM darurat atau isoman. Antara lain yang akan ditulis di bawah ini :

1. Nobar alias nonton bareng

Ajak anak bersama-sama memilih referensi film keluarga yang bisa ditonton bersama. Ciptakan suasana yang berbeda meski harus menontonnya dari rumah saja. 

2. Membuat hasta karya

Misalnya jika anak ada ketertarikan melukis. Ajak anak untuk melakukan di berbagai media seperti kanvas, tas kain yang bisa dijadikan tote bag nantinya, atau menghias batu dengan lukisan. Batu-batuan bisa dikumpulkan dari sekitar rumah. Hasil karya mereka bisa dikumpulkan, dijadikan pajangan atau bisa juga dikirimkan sebagai hadiah untuk kerabat.

3. Ajak anak berkemah atau membuat malam pentas seni di sekitar rumah

Membuat titik atau spot khusus untuk membuat pertunjukan yang disukai anak-anak. Bisa juga mendirikan tenda mainan dan membuat suasana seperti sedang berkemah. Kegiatan ini juga akan sangat membantu meningkatkan keakraban di keluarga.

4. Ajak anak untuk mendengarkan dongeng atau cerita
 
Apakah kegiatan ini langsung dibacakan oleh orang tua ataupun melalui channel khusus dongeng, kegiatan ini merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membuat anak nyaman. Manfaatkan fase PPKM atau isoman ini sebagai upaya untuk membangun kelekatan di antara keluarga. Orang tua juga dapat menceritakan pengalamannya saat masih seusia mereka. Sehingga, mereka juga dapat mempelajari dan membayangkan keseruan di masa kanak-kanak ayah dan bundanya.

5. Orang tua bisa mengikutsertakan anak untuk kursus, atau pelatihan singkat

Kegiatan ini tentunya dipilih dengan menyesuaikan ketertarikan anak. Contohnya memasak, fotografi, membuat doodle, menulis, dan masih banyak lagi ragamnya.

6. Kegiatan di rumah saja di masa PPKM bisa juga berupa olahraga ringan yang rutin dilakukan setiap hari

Misalnya, aktivitas fisik seperti joging di sekeliling rumah sembari berjemur. Bisa juga mencoba permainan tradisional gobak sodor, halang rintang atau sejenisnya di sekitar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sesuai anjuran. Olahraga ringan penting terus dilakukan untuk tetap dapat memelihara kualitas sistem imunitas tubuh.

Saat ini, semakin banyak aktivitas kelas dalam jaringan yang menarik dan bisa dipilih orang tua dan anak. Sehingga orang tua hanya tinggal menyesuaikan dengan minat ketertarikan anak.

Jika terjadi kondisi sekeluarga harus isoman, sebaiknya apa yang perlu diperhatikan betul oleh orangtua?

Kondisi pertama yang perlu diperhatikan adalah  adalah tempat isoman. Sebaiknya tempat isoman mempunyai sirkulasi udara yang baik, terbuka dan mudah dicapai sinar matahari. Akses untuk aktivitas primer seperti kebutuhan untuk ke kamar mandi atau berjemur mudah untuk bolak-balik. Sebaiknya tidak melintasi area keluarga lainnya.

Selanjutnya, orang tua harus mampu menguasai dirinya agar dapat dengan tenang memberikan penjelasan kepada anak. Jika saja anak-anak mereka bertanya mengapa harus melakukan isolasi mandiri.

Orang tua juga wajib terus berkonsultasi dengan dokter agar mengerti kriteria kondisi anaknya masih layak untuk tetap isoman atau tidak.

Sesuai dengan anjuran IDAI  orang tua tetap dapat mengasuh anak yang terpapar Covid-19 dengan catatan khusus. Orang tua atau pengasuhnya berisiko rendah terhadap gejala berat yang disebabkan paparan virus Covid-19. 

Apabila ada anggota keluarga lain yang positif, dapat diisolasi bersama dalam satu area. Akan tetapi, jika orang tua dan anak berbeda status. IDAI menyarankan memberikan jarak tidur sekitar 2 meter dengan kasur yang terpisah. Hal penting yang tidak boleh ditinggalkan adalah orang tua harus senantiasa mendukung kondis psikologis anak.

Masih sesuai saran IDAI, orang tua juga harus mempersiapkan alat-alat pendukung selama melakukan isoman seperti termometer, oxymeter, obat-obatan penurun panas/demam, dan juga multivitamin.

Orang tua secara reguler juga harus memperhatikan dan mendisinfeksi perabotan rumah tangga yang sering dipegang; seperti permukaan meja, kursi, pegangan pintu, pegangan apapun, keran, flush toilet, saklar lampu, wastafel,  sakelar, dan lain-lain. Semprotkan disinfektan yang dianjurkan dan aman untuk seluruh anggota keluarga. Selengkapnya terkait panduan isolasi mandiri untuk anak bisa dibaca di sini .

Bagaimana ayah dan bunda semoga pemaparan di atas bisa sedikit memberikan alternatif solusi ya? 

Jadi sudah ada tambahan referensi untuk terus memberi kenyamanan pada anak selama pandemi Corona terjadi. Mari kita berdoa agar bumi kita lekas pulih paripurna.

Salam Baik!


Read More

Alenia Baru Ibu Pembaharu : Umpan Balik#1

Selasa, 13 Juli 2021


Bismillahirrahmanirrahim

Hai, hai...
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabbarakatuuh

Minggu ini kewajiban para mahasiswi Bunda Saliha adalah saling memberikan umpan balik dari tugas Jurnal Identifikasi Masalah di pekan sebelumnya.

Oleh karenanya saya mencoba merangkum kembali apa yang ditulis rekan perjodohan saya. Beliau ialah Mbak Atika Yustina dari Ibu Profesional Bekasi. Menulis kembali permasalahan dan target keberhasilannya. Berikut Problem Statement yang ditulis beliau :

Pertama, beliau ingin menurunkan berat badan, agar tidak muncul gangguan kesehatan. Kedua, ketika berat badan naik masalah kesehatan muncul, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk komunikasi dengan suami dan keluarga

Jodoh saya ini menyatakan masalah ini sudah selesai jika tercapai keseimbangan (balance) dalam menjalani perannya sebagai istri, ibu, anak, masyarakat dan Hamba-Nya. Badan fit dan bugar.



Lalu, setelah problem statement saya mencoba memperhatikan Analisa Akar Masalah yang disampaikan beliau. Berikut yang menurut beliau menjadi masalah besar :

1. Fit Journey yang tidak konsisten
2. Kegiatan olahraga hanya di rumah dan sekitarnya mengakibatkan jenuh
3. Belum sesuai waktu, kualitas dan kuantitas olahraga

Berikutnya menurut beliau Akar Masalah yang pertama adalah :

Tidak ada bimbingan dari profesional secara utuh dalam fit journey, melihat keseluruhan sisi hidup dan kegiatan sehari-hari.

Sedangkan untuk Akar Masalah 2, beliau menyampaikan bahwa belum menemukan pola hidup yang sesuai dengan kegiatan sehari-hari dan sesuai kemampuan. Semua pola diharapkan berhasil cepat karenanya harus latihan terlalu keras.

Pada bagian hasil yang tampak beliau menuliskan :
1. Fit Journey Up and Down
2. Emosi tidak stabil karena kelelahan meski badan fit.

Saya agak berhati-hati karena belum banyak pengetahuan saya terkait Fit Journey. Maka setelah membaca jurnal beliau, saya wajib menutrisi wawasan mengenai pola diet yang tepat.

Hingga akhirnya memberanikan diri untuk memberikan umpan balik sebagai berikut :



1. Apa yang sudah baik ?

Niat dan rencana Fit Journey yang dibuat sudah sangat baik, bahkan tercetus sejak masih ada di kelas bunda produktif.

Tujuan fit journey pun luar biasa untuk meningkatkan kualitas hidup pribadi yang pastinya akan berdampak luas pada lingkungan sekitarnya. Utamanya keluarga.



2. Apa yang perlu diperbaiki?

Setelah membaca, mencoba memahami dan melakukan percakapan. Ditambah sedikit pengetahuan yang saya punya. Baik dari yang saya baca dan pengalaman teman-teman yang pernah menjalankan 'diet'. Tampaknya yang bisa saya titip sarankan adalah menambahkan sumber data atau literasi terkait pola diet yang gagal dan yang berhasil. Contohnya karena latar belakang saya mempelajari hipnoterapi maka saya memberikan tautan YouTube Chanel Dewi Hughes. Seorang hipnoterapis yang berkonsentrasi untuk membantu kliennya untuk pola hidup lebih sehat.

Hal ini diharapkan dapat membantu beliau untuk lebih bisa menata pemahaman dan mindset awal penerapan pola yang akan dijalankan nanti, sehingga bisa mencapai target dengan bahagia.

Misalnya, sebelum membuat rencana Fit Journey memahami kembali bahwa diet merupakan suatu proses penyelarasan pola makan. Saat sudah selaras harapannya terbentuk kebiasaan baru, lalu dapat diadaptasi sebagai bagian dari gaya hidup. Layaknya perubahan hidup dari sebelum menikah kemudian menjalani peran kehidupan setelah menikah. Ada langkah-langkah proses penyesuaian.

Sehingga apapun situasi dan kondisi yang sedang terjadi pada saat berikhtiar melakukan Fit Journey tersebut tidak akan bisa mempengaruhi beliau.



3. Apakah Problem Statement akan benar-benar diselesaikan dalam waktu 6 bulan?

Menurut beliau dengan penuh keyakinan sudah ada tahapan yang direncanakan untuk mencapai tujuan 6 bulan kedepan.

Terakhir sebelum menutup tulisan umpan balik ini. Ijinkan saya .eminjam pernyataan DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum, bahwa tidak ada cara yang praktis dan instan untuk hidup lebih sehat. Apalagi berharap kebiasaan baru itu akan menjadi pola yang menetap. Semua harus diawali akal sehat, dimulai dengan benar serta dijalankan secara wajar.

Semoga Allah memberikan kemampuan dan kekuatan kemauan untuk meraih apa yang dicita-citakan oleh beliau dan pastinya saya juga dong. Semangat!! ^_^

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabbarakatuuh

#umpanbalik1
#Identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity

Read More

5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Memilih Sekolah untuk Anak

Minggu, 11 Juli 2021


Berbagai pertimbangan harus dilakukan oleh orang tua sebelum memilih sekolah untuk anak. Perlu waktu khusus untuk mengumpulkan dan memilah informasi sebelum menentukan pilihan terbaiknya. Semua dilakukan agar tidak ada permasalahan di kemudian hari. 

Apalagi sampai menimbulkan pengalaman tidak menyenangkan bagi anak. Bahkan jika dibutuhkan orang tua seharusnya berkeliling mengunjungi calon sekolah yang telah menjadi target.

Ada 5 hal yang harus dilakukan orang tua  saat memilih sekolah yang ideal untuk anak. Simak beberapa hal berikut ini :


1. Cari Tahu dan Tetapkan Kriteria Calon Sekolah yang Ideal

Sekolah yang ideal prinsip umumnya sebenarnya sama yaitu sekolah yang atmosfir suasana, lingkungan kerja dan aktivitas belajarnya menyenangkan bagi anak dan juga untuk seluruh warga sekolah.

Kenyamanan anak saat kegiatan belajar mengajar harus diperhatikan karena jika salah dapat mengakibatkan masalah emosi serta sosial pada anak

Sekolah yang bagus tidak hanya terletak pada tampilan gedung atau fasilitasnya saja seperti yang biasanya ditemukan pada brosur promosi.  Sebaliknya, sekolah yang ideal adalah sekolah yang seluruh komponennya membantu optimalisasi potensi anak.



2. Buat Pertimbangan Penting dari Berbagai Sudut Pandang

Hal utama yang perlu diingat saat memilih sekolah anak di jenjang manapun adalah orang tua tidak boleh membuat pilihan berdasarkan mimpi pribadi atau ambisinya semata. Ayah dan bunda juga harus membuat pertimbangannya berdasarkan pembiayaan yang rasional.

Bandingkan biaya sekolah yang harus ditanggung dengan kurikulum, program serta fasilitas yang akan diperoleh nantinya. Apakah sebanding ataukah tidak? Tentu juga harus sesuai ukuran 'budget' keluarga.

Faktor pertimbangan pertama dalam memilih sekolah untuk anak adalah letak sekolah. Sebaiknya pilih lokasi sekolah yang strategis jaraknya dan tidak terlalu jauh dari rumah. Hal ini selain untuk menghemat waktu dan biaya dapat mencegah keterlambatan masuk sekolah.

Harap diingat bahwa anak juga sedang beradaptasi dengan rutinitas baru.
Kedua beri perhatian pada waktu belajarnya. Pilih jam belajar yang menyenangkan untuk anak. Pahami pula karakter, minat, kemampuan dan gaya belajar anak. Agar setiap proses pembelajaran menjadi kegiatan yang menyenangkan bukan sebaliknya.

Sebaiknya pilih sekolah yang lebih memberikan penekanan pada proses pembelajaran. Tidak semata hanya pada hasil akhirnya saja. Anak didorong untuk bangga terhadap proses pencapaian sesuai kemampuannya.

Selanjutnya, cari tahu sistem pendidikan ataupun kurikulum yang diterapkan. Pastikan ananda tetap mudah memahami dan mencerna materinya. Setiap sekolah pasti memiliki kurikulum yang berbeda-beda untuk diunggulkan. Agar tidak kebingungan ayah bunda dapat memilih kurikulum sekolah yang memang selaras dengan visi, misi serta tujuan pendidikan yang ingin dicapai keluarga untuk ananda.

Hal lain yang perlu diberi perhatian adalah kualitas pengajarnya, kualitas dan kredibilitas para guru juga penting untuk dicari tahu. Lalu, ayah bunda juga harus mempertimbangkan sarana, dan prasarana yang memfasilitasi kegiatan belajar-mengajar.

Tidak harus mewah, namun pastikan seyogyanya memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak apakah menunjang perkembangan motorik, kognitif, emosi atau juga sosial ananda.



3. Jangan Terpengaruh Janji Penawaran pada Iklan

Meskipun calon sekolah tujuan berprestise, orang tua tetap harus mengecek kebenarannya. Nama besar yang bergengsi tidak bisa mutlak menjadi acuan. Hanya tidak menutup kemungkinan boleh menjadi bahan pertimbangan. Namun, tetap saja harus dilakukan survei ke lapangan untuk mendapatkan informasi dan perkembangan mutakhir.



4. Libatkan anak dalam memilih sekolah

Anak memiliki hak untuk didengarkan pendapatnya jadi sangat perlu dan disarankan melibatkan anak dalam memilih sekolah. Jika anak dilibatkan dalam pemilihan sekolahnya ia secara psikologis akan ikut merasa mempunyai andil dan tanggung jawab terhadap penentuan masa depannya.

Ayah dan bunda dapat mengajak anak berbicara dari hati ke hati terkait calon sekolahnya. Hal apa saja yang dia sukai dan tidak disukai. Termasuk prioritas belajarnya.

Komunikasikan dengan baik apa saja keinginan orang tua pada anak. Sebaliknya dengarkan aspirasi anak dan diupayakan dapat melakukan kompromi.



5. Fasilitas 'Free Trial' Untuk Kenyamanan Anak

Bijaksananya karena ini masih diperuntukkan bagi anak usia TK dan SD penting juga ditanyakan apakah sekolah tersebut dapat atau menyediakan fasilitas 'Free Trial'?

Apabila ada, fasilitas ini dapat membantu anak untuk menghadapi masa-masa sulit beradaptasi di awal sekolah. Masa tersebut dapat digunakan orang tua untuk melakukan observasi lanjutan.

Selain itu dapat digunakan untuk mengukur apakah anak benar-benar nyaman berada di sekolah tersebut atau tidak. Cocok atau tidak dari sisi anak memang ditentukan dari kenyamanan belajarnya.

Mood yang baik akan membantunya untuk dapat mencerna pelajaran dengan baik juga. Apakah sudah sesuai dengan karakter kepribadian, potensi kecerdasan, bakat dan juga minatnya?

Kecocokan orang tua dan sekolah bisa dipertimbangkan dengan melihat sistem belajar, lingkungan sekolah, serta budaya di sekolah.

Orang tua dapat menakar sekali lagi apakah ada kesesuaian sekolah dari segi nilai-nilai dan tujuan belajar yang keluarga ingin raih.

Orang tua harus mencermati apakah sekolah mampu mengembangkan potensi anak atau justru malah mengalami penurunan. Kemampuan kognitifnya apakah bertambah baik atau sebaliknya.

Karakter dan kepribadiannya apakah terbentuk semakin baik atau menurun? Kemampuan komunikasi dan kecerdasan sosialnya apakah tumbuh efektif atau justru sebaliknya.

Jika jawabannya tidak, artinya arah dan tujuan belajar sudah tidak sama sehingga perlu dimusyawarahkan agar dapat diambil keputusan lanjutan.


Akhir kata, semoga tulisan ini bermanfaat untuk ayah dan bunda semua. Selamat memilih sekolah yang ideal sekaligus nyaman untuk si buah hati.


Salam.

Read More

Alenia Baru Ibu Pembaharu

Selasa, 06 Juli 2021

Masuk kelas lagi! Hurayyy...

Bismillahirrahmanirrahim, akhirnya setelah liburan panjang perkuliahan pun dimulai kembali. Yah, seneng sih tapi penasaran juga jadi campur aduk deh rasanya.

Memutuskan masuk tahapan kelas Bunda Salihah batch pertama ini cukup banyak  merenung. Terbayang tantangan seperti apa yang bakal dihadapi nanti sudah jadi serem duluan. Akhirnya berbekal ijin suami dengan sejumlah syarat dan kondisi memberanikan diri untuk lanjut. Mencoba menjadi manusia masa kini. Artinya,  "Ya...yang nanti ya nanti aja. Jalani dan nikmati dulu." Kadang suka khilaf belum apa-apa sudah meremehkan diri sendiri. 

Agenda perkuliahan perdana di Kampus Ibu Pembaharu ini berisi pengenalan dan pembahasan :

1. Indikatornya Sukses
2. Tahapan Menjadi Ibu Pembaharu
3. Problem Statement
4. Analisa Akar Masalah

Di awal sengaja tampilkan gambar yang berisi sebuah narasi cantik penyemangat dari Founding Mother. Kalimat yang membuatku merasa makin kepo. Iya, kepo kira-kira bisa enggak selamat sampai enam bulan ke depan hingga proyek impian mewujud. 

Malam itu kami diajak untuk memahami tahapan menjadi inovator sosial dengan mengidentifikasi sejumlah permasalahan. Baik permasalahan personal maupun komunal atau masalah yang ada disekitar kita.

Proses mengidentifikasi masalah ini cukup menarik dan menantang untukku. Bagaimana enggak menantang kalau banyak banget tulisan masalahnya. Alhasil setelah mengendapkan apa yang sudah dituliskan. Aku mengerucutkan ke dalam beberapa teman serumpun.

Berikut ini beberapa identifikasi masalah besar yang menurut saya penting untuk disikapi saat ini.

 
Ada sembilan poin yang menjadi konsentrasi permasalahan yang menantangku. Sekian lama memang sudah berjibaku dengan isu dan kampanye perundungan. Rasanya ya akhirnya tema itu yang masih menyita perhatianku.

 Setelah mengidentifikasi masalah berlanjut ke langkah memastikan apakah benar-benar itu masalah untuk saya? Beberapa saat saya harus mengendapkan pemikiran sebelumnya, dan di bawah ini hasilnya.

Melangkah ke tahapan selanjutnya adalah menentukan batasan pencapaian. Kenapa? Karena setiap langkah perlu ada evaluasi. Jika terukur kita bisa menetapkan langkah-langkah bermanfaat selanjutnya. Bila belum berhasil, maka bisa dimodifikasi kembali hingga mendekati apa yang dicita-citakan.

Setelah langkah ketiga dilakukan, selanjutnya tahap penting keempat. Bagian ini berisikan informasi yang memberikan konteks lebih luas  tentang masalah yang sedang dihadapi.

Terakhir dari semua langkah identifikasi masalah ini adalah menganalisa akar masalahnya. 

Demikianlah hasil perenungan dan percakapan dengan diri sendiri serta buah literasi juga diskusi sana sini. Harapannya selama enam bulan ke depan semua impian akan benar-benar tampak berdampak

Everyone a changemaker Movement. 

Saatnya memilih berubah atau kalah! Salam Ibu Pembaharu.

#materi1

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia
Read More

5 Peluang Bisnis yang Menjanjikan Kebaikan, ISC Salah Satu Pilihannya

Selasa, 02 Maret 2021


Rasanya enggak ada salahnya teruntuk siapapun yang ingin memberikan sumbangsih terhadap perekonomian keluarga di masa sulit saat sekarang ini. Melewati masa pandemi yang telah berjalan lebih dari setahun memang memaksa kita semua untuk berlomba-lomba menguatkan imunitas. Tidak hanya imunitas tubuh tapi juga kekebalan finansial!

Ide berdagang ataupun berbisnis telah lama menjadi impian banyak orang. Tentunya dagang atau bisnis yang enggak ribet, minim modal, resiko, dan tidak menyita waktu. Meski seringkali sulit untuk memutuskan sekiranya peluang apa yang bisa dilakukan oleh semua orang dengan waktu yang relatif luwes itu.

Mengapa sulit? Sebab tidak semua orang memiliki keberanian untuk memulai untuk menjadi pedagang atau pebisnis? Saya termasuk salah satu yang kurang bernyali menjadi pedagang. Namun jika ditanya apakah saya punya cita-cita ingin jadi pebisnis? Jawabannya, Iya. Lho beda ya?


Perbedaan Pedagang atau Pebisnis

1. Pedagang cenderung bekerja terus menerus hampir sepanjang waktu. Pebisnis sibuk bekerja membangun sistem.

2. Pedagang lebih fokus kepada mengejar keuntungan dan menghindari kerugian. Sedangkan, pebisnis tidak hanya mengejar profit semata. Pebisnis giat membangun jaringan yang nanti kebermanfaatan usahanya mampu berdampak lebih luas.

3. Pedagang bekerja single fighter atau lebih sering bekerja sendiri. Berbeda dengan pebisnis yang bergerak bersama tim, sehingga pebisnis mampu menyelesaikan banyak hal dalam agendanya.

Itulah perbedaan pedagang dan pebisnis yang mungkin secara awam masih sering kurang dimengerti. Awalnya juga kurang paham namun sambil mempraktikkannya lambat laun jadi semakin tahu perbedaannya. Ternyata tidak cukup hanya menjadi pedagang karena tanpa sistem maka daya dan usaha akan habis masa kekuatannya. Setidaknya itu yang sama amati dari keluarga besar ibu yang mayoritas memiliki usaha seni ukir di Jepara. Berbeda sekali hasilnya yang memiliki pola pikir pebisnis dan pedagang.

Saya pernah berulang kali mencoba berjualan namun karena waktu itu hanya mengejar untung akhirnya lelah dengan sendirinya. Kemudian memutuskan bahwa saya memang tidak berbakat berdagang. Namun herannya dalam hasil Asesmen Talent Mapping yang saya ikuti beberapa waktu lalu, terdefinisikan ada bakat 'Selling' di antara 14 potensi kekuatan pribadi saya. Jadi tampaknya memang masih belum terlambat untuk tutup buku impian menjadi pebisnis, ya? :^)


5 Peluang Bisnis yang Bakal Berkembang Pesat di Masa Pandemi

Ada beberapa bisnis yang menjanjikan kebaikan dan diyakini bakal berkembang menjadi lahan bisnis yang menjanjikan peluang keuntungan, antara lain 5 bisnis di bawah ini :

1. Minuman Herbal

Bukan rahasia lagi bahwa setelah virus covid-19 merajalela banyak orang kembali berusaha mendekati minuman herbal atau jamu. Kearifan lokal peninggalan nenek moyang bangsa ini mulai mendapatkan pangsa pasar penikmat baru bahkan dengan varian yang lebih banyak lagi.

2. Makanan Sehat

Selain minuman herbal saat pandemi ini muncul kesadaran untuk lebih mengubah dan memiliki gaya hidup yang sehat. Menjauhkan makanan berpengawet ataupun yang berpotensi merusak kebugaran tubuh. Makanan sehat dan organik menjadi salah satu bisnis yang banyak dicari.

3. Pendidikan

Sekolah memang masih memberlakukan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh, namun ketertinggalan mata pelajaran tetap harus dikejar. Maka, peluang untuk menjadi guru pembimbing secara privat dengan tetap mematuhi protokol era kenormalan baru masih sangat terbuka lebar.

4. Jasa Digital Marketing

Pergeseran pelaku usaha jelas tampak terjadi di masa sekarang ini. Pemasaran bisnis, produk dan strategi melalui platform-platform digital merupakan terobosan yang makin digemari. Jika sahabat memiliki keahlian ini sangat mungkin untuk dikembangkan menjadi bisnis yang menjanjikan.

5. Reseller atau Dropshipper

Minat belanja masyarakat Indonesia selama pandemi ini tetap tinggi. Hanya saja berubah jenis pasarnya saja. Jika awalnya lebih suka jalan ke Mall atau belanja secara offline. Kini beralih memilih belanja online. Marketplace semakin diburu oleh para konsumen. Oleh karenanya dengan menjadi reseller, dropshipper ataupun mitra bisnis maka terbukalah peluang untuk mendapatkan bonus, komisi atau pemasukan.

Bisnis tersebut bernilai kebaikan karena selain bisa mendapatkan  bonus atau keuntungan, kita bisa menolong orang lain agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik.


Kenapa Harus PIlih ISC Globe?

Membaca peluang di atas maka ISC bisa jadi pilihan yang tepat untuk memulai jadi pebisnis dengan modal minimal. Terlebih ISC menyatakan bahwa keberhasilan terbaik adalah keberhasilan yang dicapai bersama-sama.

Semangat kebersamaan dan gotong royong diusung dan menjadi dasar dibentuknya sistem bisnis ISC.

PT Indo Supply Chain (ISC) Globe mampu membuka peluang bagi siapapun yang mau bergabung. Tidak perlu mahir berbisnis layaknya perusahaan dagang besar. Cukup menjadi mitra PT ISC Globe para mitra mampu hasilkan penghasilan dengan komisi dari pembelian produk ISC yang merupakan kategori sembako yang memang dikonsumsi tiap hari.

Kantor PT Indo Supply Chain (ISC), berpusat di MTH Square, Jakarta Timur. Resmi berdiri pada tanggal 13 Februari 2017. Saat itu ISC membuka cabang pertama di kota Jakarta dengan misi mulia untuk membantu masyarakat  mendapat kehidupan yang lebih baik.

Yaitu dengan cara memberikan alternatif solusi untuk mendapatkan sumber penghasilan dari penjualan langsung produk-produk kebutuhan dasar dengan dasar kemitraan dan semangat gotong royong.

ISC telah dilengkapi perizinan dan legalitas lengkap untuk menjalankan bisnis dengan sistem penjualan langsung. ISC telah terdaftar dan diawasi oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM – RI).

NIB : 9120207121316
NPWP : 80.334.054.6-002.000
SIUPL : 6/SIPT/SIUPL/01/2021
APLI : 0186/01/18

Tahun 2019, ISC telah memiliki 5 cabang yang tersebar di Bandung, Semarang, Surabaya juga Bali. Demi mempermudah proses kemitraan di tahun 2018 PT Indo Supply Chain meluncurkan aplikasi mobil (Mobile Application) ISCGlobe.

Semakin berkembang hingga akhir tahun 2020, ISC terus memperluas jangkauan area pengiriman hingga ke beberapa kota seperti Karawang, Tasikmalaya, Cirebon, Pekalongan, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo dan Malang.

Menariknya ISC tidak hanya fokus pada pengembangan bisnisnya saja, tetapi juga membantu perkembangan UKM lokal Indonesia. ISC sejauh ini sudah melakukan kerjasama dengan puluhan UKM. Penyedia produk ISC ini tersebar di Pulau Jawa serta Bali. Artinya dengan menggunakan produk-produk ISC, kita sudah memberikan support UKM Indonesia berkembang.

ISC melakukan terobosan dengan menjadi penyedia barang kebutuhan dasar melalui metode penjualan langsung (direct selling).

ISC merupakan sebuah platfom bisnis dagang online sembako yang sangat mudah dipahami oleh semua kalangan.
Hanya dengan modal minim semua dapat bergabung menjadi mitra ISC.

ISC mengalihkan belanja secara konvensional ke online. Hanya dengan mengubah tempat pembelian kebutuhan dasar, mereferensikan mitra baru untuk melakukan hal yang sama lalu memiliki kesempatan untuk mendapatkan sumber penghasilan yang menjanjikan dan juga dapat diwariskan.


Cara Daftar Registrasi

Masyarakat calon mitra usaha sudah bisa melakukan pendaftaran secara daring baik melalui aplikasi mobile atau juga website, dan juga dapat melakukan pemesanan produk. Regitrasi kemitraan ISC GRATIS tidak dikenakan biaya apapun ya?

Cara Login Mitra Baru

Setelah melakukan registrasi secara daring melalui website. Mitra baru bisa melakukan login, caranya sebagai berikut :

1. Buka email yang telah didaftarkan saat registrasi (pastikan email yang terdaftar aktif dan benar)
2. Cek email yang dikirim oleh ISC pada folder inbox / spam
3. Buka email dari ISC kemudian salin nomor ID dan password
4. Buka aplikasi ISC Globe, pilih menu pada pojok kiri atas dan klik login. Kemudian login menggunakan nomor ID dan Passsword yang telah disalin tersebut.

Kemitraan ISC berlaku seumur hidup dan dapat diwariskan dengan syarat setiap bulan Tutup Order atau minimal melakukan pembelian dengan nominal Rp. 95.000 setiap bulannya untuk semua produk


Variasi Produk ISC


Produk yang disediakan oleh ISC sangat beragam. Hal ini sejalan dengan misinya yang ingin menjadikan perusahaan distribusi produk kebutuhan dasar yang membawa manfaat bagi pelanggan dan masyarakat.

Salah satu yang jadi andalannya adalah beras Gotong Royong. Meskipin bukan beras organik tapi beras tersebut mrupakan beras produksi lokal dari para petani di Indonesia.


Dan, yang paling membahagiakan sebagai pecinta kopi ternyata di ISC juga menjual kopi robusta sebagai produk mutakhirnya. Selain itu ada juga nasi jagung instan yang bisa jadi alternatif bagi yang sudah mengurangi konsumsi nasi putih.


Tersedia juga dua paket bundling yang bisa dipilih oleh mitra atau konsumen.

Paket Bundling 1
Paket berisi produk sebagai berikut :


1. Keripik Kaca
2. Keripik Pisang Coklat
3. Gula Aren Cair
4. Mie Kuah Rasa Bawang
5. Mie Goreng Rasa Bawang
6. Garam Beryodium
7. Makaroni Kriuk Balado Jeruk & Coklat
8. Handsanitizer
Harga Mitra : IDR 150.000,00 (termasuk PPn 10%)


Paket Bundling 2

Terdiri dari produk-produk berikut ini :


1. Beras Merah
2. Kerupuk Bawang 400gr
3. Bawang Goreng
4. Sambal Bawang
5. Tepung Bumbu Serbaguna
6. Mie Kuah Rasa Bawang
7. Mie Goreng Rasa Bawang
8. Garam Beryodium 2 pcs
9. Bumbu Pecel
10. Kecap Manis Asin
11. Handsanitizer
Harga Mitra : IDR 300.000,00 (termasuk PPn 10%)


Perhitungan Komisi ISC

Komisi akan dicairkan minimal Rp. 50.000 setelah di potong pajak dan diberikan dengan metode bank transfer ke rekening mitra pada tanggal 10 setiap bulannya setelah mitra melakukan Tutup Poin di akhir bulan sebelumnya.


Bertransaksi Sekaligus Berdonasi

Semakin bertambah lagi kebaikannya karena dalam ISC juga memberikan kemudahan bisa bertransaksi sekaligus berdonasi. Caranya seperti berikut :

1. Lalukan pembelian produk pada menu pemesanan
2. Saat konfirmasi pemesanan ceklis kotak pada menu donasi
3. Pilih nominal donasi yang diinginkan
4. Klik pesan, maka nominal pembayaran pemesanan sudah termasuk dengan nominal donasi
5. Silakan lakukan pembayaran transaksi (batas waktu pembayaran 1x24 jam)


Kemana Donasi Mitra akan disalurkan?

ISC bekerjasama dengan WeCare untuk mengumpulkan donasi bagi mereka yang membutuhkan. WeCare adalah komunitas yang menggalang dana dari para donatur untuk disalurkan pada masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan kesehatan. ISC memproses penggalangan dana dan distribusinya secara transparan dengan harapan mamlu mengajak para Mitra untuk berdonasi bersama WeCare.

ISC seperti angin segar bagi mereka yang ingin jadi pebisnis dengan modal yang minimal. Selain untuk mencukupi kebutuhan pokok keluarga sendiri, ISC juga membangun harapan para pelaku UKM di negeri kita tercinta ini. 

Bagi teman-teman yang berminat untuk jadi mitra atau mau mencoba berbelanja untuk mendukung UKM kita agar bisa maju bersama. Bisa dibaca dan dipelajari lebih lanjut di website resmi ISC atau bisa kepo ke Instagram ISC. Kalau masih kurang jelas juga bisa main ke YouTube channel ISC supaya lebih banyak dapat pencerahan. Masih kurang jelas juga teman-teman yang di area Semarang bisa mampir ke STORE SEMARANG yang berada di Jl. Gedong Songo Timur No. 32 Rt. 04 Rw. 01 Kel. Manyaran Kec. Semarang Barat, Kota Semarang 50147.

Semoga kita terus bisa bisa berbisnis dan berlomba-lomba dalam kebaikan ya, Sahabat. Dan, berharap tulisan yang diikutsertakan untuk memeriahkan Blogging Competition Indo Supply Chain bersama komunitas blogger Gandjel Rel ini juga bisa diambil manfaatnya.

Tabik!


#ISCGlobe

#Gandjelrel

#blogcompetition

#ISCfun

Read More

Menstimulasi Kecerdasan Emosional melalui 6 Produk Faber-Castell Creative Art Series

Jumat, 19 Februari 2021


Masa pandemi ini memberikan tantangan kepada seluruh keluarga di manapun berada untuk tetap bisa memiliki kegiatan yang menyenangkan meski ruang gerak di luar rumah sangat terbatas.


Orang tua pun diharapkan selalu bisa memutar akal agar dapat menciptakan kegiatan yang menunjang kreatifitas buah hati saat berada di rumah saja. Salah satu kegiatan yang bisa jadi pilihan adalah menggambar atau corat-coret memberi warna. Bagi buah hati; anak dan remaja bisa jadi salah satu pilihan berkarya untuk mengasah sisi kreatif mereka.


Sekilas tentang Faber-Castell


Siapa sih yang tidak kenal produk Faber-Castell? Rasanya hampir semua orang sangat familiar dengan produk alat tulis ini. Bagi saya pribadi selain memang nyaman untuk digunakan serta hasil tulisan atau gambarnya memuaskan.

Komitmen Faber-Castell untuk menjaga dunia tetap hijau mencuri perhatian saya. Tanggung jawab tersebut diwujudkan dengan menghadirkan proyek hutan lestari di Brazil dan Colombia. Hutan dengan luas total kurang lebih sekitar 13.000 hektar yang kemudian menjadi salah satu sumber bahan baku pembuatan pensil dan krayon. Setidaknya hati ini semakin tenang karena tetap bisa memiliki kontribusi untuk menjaga bumi tetap lestari.

Faber-Castell merupakan salah satu perusahaan tertua di industri alat tulis,  berdiri sejak 1761 di Stein Jerman. Awalnya merupakan perusahaan keluarga yang terus berkelanjutan hingga generasi ke-9.  Saat ini memiliki setidaknya 9000 orang karyawan dengan perkiraan 1000 orang di Jerman dan 8000 orang karyawan lainnya tersebar di seluruh dunia.

Bukan rahasia jika produknya sudah terkenal sebagai kualitas terbaik di kelasnya. Mulai dari yang digunakan untuk menulis, menggambar, desain kreatif hingga pensil kosmetik.

Tidak heran jika Faber Castell dipasarkan ke lebih dari 120 negara. Bahkan untuk pensil saja kapasitas produksinya dapat mencapai 2,3 milyar pensil per tahun.

Sungguh perjuangan, komitmen dan pencapaian yang luar biasa!


Soft Launching dan Workshop Online Faber-Castell, Creative Art Series


Bahagia sekali saat mengetahui bahwa Faber Castell akan meluncurkan produk terbaru yang menjawab kebutuhan keluarga Indonesia bahkan dunia. Ibarat menemukan oase karena akan ada  sarana berkreasi dan ruang karya untuk mengekspresikan diri.

Kebahagiaan bertambah saat mendapat email bahwa saya termasuk salah satu yang terpilih untuk dapat bergabung di Soft Launching & Workshop Online Faber-Castell, Creative Art Series. Acara dilaksanakan pada Sabtu, 6 Februari 2021 pukul 13.00-15.00 WIB. Berlipat ganda lagi keriangan hati saya saat paket produk salah satu Creative Art Series tiba di rumah.

Berbinar-binar saat membuka paketnya dan ternyata setelah 'unboxing' yang hadir di hadapan adalah produk Creative Art Series-Tote Bag. Saya pun segera membayangkan serunya kegiatan nanti. Berharap acaranya benar-benar dapat menghadirkan keceriaan, kebahagiaan dan mampu menghadirkan semangat berkreativitas di dalam keluarga.


6 Produk Keren Faber-Castell Creative Art Series


Faber-Castell sebagai penunjang alat tulis kreatif kini berinovasi menghadirkan seri terbaru produk Creative Art Series yang khususnya mendukung anak dan remaja tetap mampu berkreasi dari rumah.

Produk Faber-Castell Creative Art Series juga bisa menjadi kawan mengembangkan kreativitas positif bagi anak dan remaja saat mengisi waktu luang di rumah.

Meskipun segmen pasar Creative Art Series dari Faber-Castell ditujukan untuk anak dan remaja. Ragam pilihan produknya bisa dimanfaatkan untuk seluruh anggota keluarga tanpa batasan usia. Kegiatan menggambar dan mewarnai maupun membuat craft atau prakarya dapat digunakan untuk mengisi waktu luang yang ada. Bersama keluarga maupun kawan melakukan kegiatan kreatif yang bisa membuat ikatan keluarga semakin erat.


Seperti yang dipaparkan oleh Richard Panelewen, Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia pada acara Soft Launching. “Dengan Faber Castell Creative Art Series, tidak ada yang lebih menyenangkan habiskan waktu bersama keluarga dengan menghasilkan sesuatu yang kreatif di tengah kondisi saat ini, dimana kegiatan masyarakat masih dibatasi."


Masih menurut beliau Faber-Castell dengan produk Creative Art Series dapat mendukung kegiatan anak di rumah, dengan beralih dari menghabiskan waktu yang hanya belajar daring, bermain games, nonton TV, bermain sosial media, kini lebih bermanfaat dengan pendidikan yang bernilai positif dan tentunya memiliki unsur kreativitas.

“Faber-Castell Creative Arts Series jadikan pendidikan yang bernilai positif dan tentunya memiliki unsur kreativitas, tidak terabaikan,” imbuhnya.

Faber-Castell Creative Art Series mempunyai 6 produk yakni Stone Deco Art, Colour Your Own Tote Bag, Origami Fashion Design, 3D Art Frame, Make Your Own Kite, dan Air Jet Sport Car.

Keenam produk ini dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan tidak hanya bagi anak, tapi juga bagi remaja serta orang dewasa yang gemar seni dan kreatif menggambar, mewarnai, atau karya kreatif lainnya.

Berikut penjelasan enam jenis produk Creative Art Series dari Faber-Castell yang bisa dipilih :

1. Stone Deco Art


Seri ini digunakan sebagai media kreativitas yakni batu-batu alam yang bisa dibuat gambar dan diwarnai. Di dukung dengan aneka macam warna lengkap yang telah disediakan Faber-Castell.

Manfaat produk Stone Deco Arts diantaranya, mendekatkan anak dengan benda-benda alam, mengembangkan imajinasi anak untuk mewarnai benda alam dengan kreasinya sendiri.
Selain itu, anak diperkenalkan dengan media lukis baru berupa batu alam selama berkreasi di rumah bersama keluarga. Cocok untuk usia anak-anak dan remaja.


Paket produk Stone Deco Arts berisi:
-Batu berbagai bentuk sebanyak 8 buah
-Permanent Marker warna hitam
-2 x Acrylic Colour set 4 (Merah, Biru, Kuning, Putih)
-Brush
-Palette untuk mencampur warna
-Booklet Referensi
-Online Workshop Coupon
-Video Tutorial

Sahabat semua bisa mendapatkan Faber-Castell Creative Art Series Stone Art Deco dengan kisaran harga Rp 76.500 - Rp 90.000.


2. Colour Your Own Totebag


Paket Colour Your Own Totebag, anak akan dijarkan untuk melengkapi warna pada pola totebag yang sudah ada. Lebih istimewa, paket ini akan mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dengan menggunakan tas totebag yang bisa dipakai berulang.

Di lengkapi dengan satu set acrylic warna akan mampu mengembangkan imajinasi anak untuk mewarnai gambar totebag sesuai dengan kreasi sendiri.

Berkreasi bersama keluarga di rumah kombinasi warna dan pola warna akan melatih mix-and-match warna dengan acrylic warna tersebut. Cocok untuk usia anak-anak dan remaja.


Paket produk Colour Your Own Totebag berisi:
-Totebag dengan gambar tema Owl, ukuran totebag 30 x 40 cm
-2 x Acrylic Colour set 4 (Merah, Biru, Kuning, Putih)
-Brush
-Palette
-Online Workshop Coupon
Dan sahabat akan memperoleh video tutorial hanya dengan scan QR Code yang ada di cover box.

Faber-Castell Creative Art Series Colour Your Own Totebag ini dapat sahabat miliki seharga antara Rp 97.750 hingga Rp 115.000


3. Origami Fashion Design


Melatih imajinasi kreativitas seni anak dengan melipat, menempel, dan mewarnai dari bentuk origami fashion art yang tersedia.

Anak juga akan mempelajari matching warna yang pas untuk menjadi satu fashion, serta mempelajari teknik mewarnai sesuai imajinasi fashion design. Cocok untuk usia anak-anak dan remaja.


Paket Origami Fashion Design berisi:
-Template dalam kertas BC ukuran A5 sebanyak 8 pcs: Template anak-anak dan dewasa
-Origami Knitting Pattern 1 set 15x15cm
-Colour Pencil set 12
-Lem UHU Stic 8.2gr
-Booklet tutorial and reference
-Online Workshop Coupon
Seperti yang lainnya sahabat akan mendapatkan video tutorial hanya dengan scan QR code yang ada di cover box.

Harga Origami Fashion Design ini berkisar Rp 76.500 hingga Rp 90.000.


4. Air Jet Sport Car


Paket Air Jet Sporyt Car berisi mainan bentuk mobil sport yang terbuat dari kardus, yang bisa dijalankan dengan tiupan angin dari balon. Bisa diwarnai sendiri menggunakan acrylic color.

Cocok untuk anak usia mulai dari kelas 3, semisal untuk membuat prakarya dari barang bekas.

Paket Air Jet Sporyt Car berisi :
- 8 Tubes of Acrylic Colours
- 1 Grip brush
- 1 pc UHU All purpose 20ml
- Car Parts
- Booklet
- Workshop coupon
Menariknya dengan membeli satu set produk ini sahabat memperoleh kesempatan mengikuti online workshop senilai Rp 60.000 dengan GRATIS.

Seri ini dapat dibeli dengan rentang harga Rp 127.500 hingga Rp 150.000


5. 3D Art Frame


Paket 3D Art Frame bersi frame foto atau gambar dari kertas karton duplex yang dibuat dengan tehnik “Papertole” sehingga menghasilkan efek 3D. Cocok untuk anak usia sekolah kelas 1 dan 2, semisal untuk mengenal bentuk 2 dimensi dan 3 dimensi.

Paket 3D Art Frame berisi:

- 3 pcs tripen glitter
- 3 pcs fineliner permanent
- 1 pc UHU All Purpose 20ml
- Frame materials
- Booklet
- Workshop coupon
Lebih seru lagi dengan membeli produk ini sahabat berhak mengikuti online workshop senilai Rp 60.000 secara GRATIS.

Satu set produk dapat dibeli dengan kisaran harga harga Rp 76.500 hingga Rp 90.000.


6. Make Your Own Kite


Paket Make Your Own Kite berisi mainan traditional daerah yang terbuat dari irisan bambu yang ditempelkan kertas minyak. Material yang disediakan dapat membuat 2 jenis layangan yang berbeda. Cocok untuk usia anak sekolah kelas 5, misal untuk mengenal kerajinan tangan daerah.

Paket Make Your Own Kite berisi:
-1 pc Conpen Set 10
-1 pc UHU All Purpose 20ml
-2 set of kite parts
-Booklet
-Workshop coupon

Semakin menyenangkan karena sahabat mendapatkan kesempatan untuk mengikuti workshop online senilai Rp 60.000 dengan GRATIS. Seru kan?

Produk ini bisa dibeli dengan rentang harga Rp 76.500 hingga Rp 90.000.


Menstimulasi Kecerdasan Emosional dengan Kegiatan Mewarnai


Faber-Castell Creative Art Series dengan aneka warna-warni, media lukis untuk usia anak, remaja dan dewasa sangat penting untuk menggali kreativitas anak. Apalagi di masa pandemi agar kegiatan dengan tagar di rumah saja tetap atau bahkan lebih berkualitas.

Lebih dari itu, kegiatan melukis atau menggoreskan aneka warna-warni ini sangat mampu memancing stimulus anak agar mengembangkan kecerdasan emosionalnya.

Selain bisa mengeksplorasi imajinasi anak, menciptakan bonding dengan seluruh anggota keluarga. Melukis atau mewarnai bisa melatih motorik anak dalam merespon apa saja ayang ada di sekelilingnya.

Hal ini yang disampaikan oleh Psikolog Perkembangan dan akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Aisah Indati, M.S., Psikolog.

Beliau mengemukakan bahwa melukis atau corat-coret merupakan bagian dari masa kanak-kanak bermain yaitu Golden Period. Masa keemasan pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat pesat. Oleh sebab itu para orang tua harus melakukan segala upaya agar bisa memaksimalkannya.

Pada masa keemasan ini dibutuhkan beberapa stimulasi dari lingkungan sekitar, supaya anak mengalami perkembangan yang optimal. Sehingga sangat tepat jika salah satu pilihannya jatuh pada ragam produk Faber-Castell Creative Art Design. 

Produk yang dapat menstimulasi perkembangan anak, dalam hal pengamatan, emosional dan sosial serta motorik halus.

Perkembangan yang optimal, akan tercapai apabila anak memperoleh stimulasi yang bervariasi. Saat itu Psikolog, Dr. Aisah Indati juga menjelaskan, saat anak belajar mengamati beragam warna dan bentuk yang ada dalam produk Faber-Castell Creative Art Series akan memacu inisiatif dan kreativitasnya.

Sisi emosi dan sosial anak juga ikut terlibat saat bereksplorasi dengan produk. Seperti saat anak melakukan proses pencampuran berbagai macam warna. Hal tersebut mengasah kepekaan emosi karena ada keterlibatan kreativitas, inisiatif serta interaksi sosial anak.

Sementara stimulasi motorik halus menurut beliau, diperoleh saat anak bereksplorasi menggunakan media pewarna, craft, maupun kertas origami. Hal ini akan melatih kepekaan motorik halus yang ada dalam diri anak.

Dr. Aisah Indati menambahkan kecerdasan emosional anak, amat memegang peranan penting tidak hanya untuk saat ini namun juga di kehidupannya mendatang. Keberhasilan itu dapat di raih melalui lingkungan yang sehat, yang mendukung untuk memberikan stimulasi-stimulasi. Salah satunya melalui kegiatan menggambar dan mewanai.

Kecerdasan Emosional

Menurut Buku Handbook of Intelligence pengertian
kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali dan mengekspresikan emosi, mengasimilasi emosi dengan pikiran, berpikir dan menalar dengan emosi, dan meregulasi emosi diri sendiri dan orang lain.

Ciri-ciri Individu dengan Kecerdasan Emosional Rendah
diambil dari Buku Emotional Intelligence for Dummies, yaitu :

1. Merasa marah dan cemas tanpa mengetahui sebabnya.
2. Tidak memahami perasan orang lain dalam banyak situasi.
3. Kesulitan dalam menanggapi perilaku dan perasaan orang lain.
4. Bersikap egois.
5. Sulit mengontrol emosi, terutama ketika stres.
6. Tidak memahami hubungan antara emosi, pikiran, dan perilaku.
7. Tidak mudah bertemu orang baru dan menjalin atau mempertahankan hubungan.
8. Pasif-agresif dalam berkomunikasi dengan orang lain.
9. Lebih sering berpikir negatif dalam melihat sesuatu.
10. Sulit beradaptasi terhadap perubahan.
11. Dijauhi oleh orang lain.

Kemampuan atau Skill dalam kecerdasan emosional menurut Goleman dalam Buku Handbook of Intelligence, dijelaskan jika seseorang memiliki kecerdasan emosional yang baik, pada akhirnya akan lahir dorongan kemampuan dalam memahami emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, memahami emosi orang lain serta memelihara hubungan.

Anak dan remaja yang terbiasa dilatih untuk meningkatkan kecerdasan emosionalnya sejak dini. Dirinya akan tumbuh menjadi orang dewasa yang siap menghadapi tantangan lingkungannya, termasuk dunia kerja.

Manfaat Kecerdasan Emosional dalam Lingkungan Kerja
yang diambil dari Buku Emotional Intelligence for Dummies, yakni sebagai berikut :

1. Mampu mengelola stres kerja dengan lebih baik.
2. Meningkatkan hubungan dengan rekan kerja.
3. Mampu menghadapi atasan dengan lebih efektif.
4. Menjadi lebih produktif
Mampu mengatur prioritas kerja dengan lebih baik.
5. Menjadi anggota tim kerja yang lebih baik.

Pada acara Soft Launching Faber-Castell Creative Art Series di sesi kedua Dr. Aisah Indati, M.S., Psikolog juga menyampaikan perihal bahwa sangat penting untuk memelihara kesehatan mental. Apalagi di situasi yang masih serba sulit terprediksi seperti ini, kita semua perlu memahami kriteria mental sehat.


Berikut Kriteria Mental Sehat yang disampaikan oleh beliau, antara lain :

1. Self Knowledge dan Self Understanding, artinya mengenali dirinya sendiri, kelebihan dan kekurangannya

2. Self Objectifocation dan Self Acceptance, merupakan pemahaman diri dan penerimaan diri

3. Self Esteem, berarti mempunyai harga diri

4. Self Confidence, yaitu memiliki percaya diri.

5. Interpersonal Relationship and Social, yaitu punya niat untuk berhubungan dengan orang lain secara interpersonal maupun sosial.

Saya pun pada sesi tanya jawab setelah beliau menyelesaikan penjelasan materinya memberanikan diri untuk bertanya. Sebagai seseorang yang berkecimpung di dunia psikologi anak dan remaja serta pegiat kampanye anti bullying tergerak untuk mencari tahu. Bisakah Creative Art Series ini menjadi salah satu alat untuk membantu korban bullying?

Alhamdulillah beliau menjawab sangat bisa,  produk Faber-Castell Creative Art Series dapat digunakan untuk membantu korban bullying melepaskan emosi negatif atau kemarahan yang tertahan. Semacam Art Therapy untuk membantu mereka agar dapat secara mandiri menyembuhkan diri (Self Healing).

Rupanya kegiatan mewarnai yang digagas oleh Faber-Castell melalui produk teranyar Creative Art Series ini tidak hanya dapat membantu orang tua menstimulasi anak dan remajanya untuk memiliki kecerdasan emosional yang baik. Namun, dapat bermanfaat untuk tujuan kebaikan yang lainnya. Contohnya bagi anak, remaja atau orang yang menjadi korban bullying.


Sepanjang workshop online mewarnai bersama-sama dipandu dengan Mbak Yayu sungguh seru. Tidak terasa waktu cepat berlalu, bahkan kegiatan melukis Tote Bag itu cukup jadi 'waktu jeda' saya yang bermakna. memilih warna, mencampurnya, memulasnya pada kain tas. Semua urutan itu dapat mengalirkan energi positif baru. Tidak meleset dari harapan saya di awal, bersyukur bisa diberi kesempatan untuk bergabung di acara Soft Launching & Workshop Online Faber-Castell.

Saya yakin produk-produk ini juga dapat bermanfaat untuk penanganan pasca trauma akibat bencana atau semacamnya. Luar biasa! Jadi memang bukan sekedar mewarnai tapi bisa memberi arti.

Bagaimana sahabat sudah semakin ingin maksimal kekepoannya? Atau mau langsung borong untuk memilikinya? Buruan cek dan pesan di Official Online Shop Faber-Castell di Tokopedia untuk dapatkan harga spesialnya.

Read More

Zona O : 4 Peran dalam Hexagon City Virtual Conference yang mana pilihanmu?

Selasa, 09 Februari 2021

Tak terasa sudah sampai di zona O pekan pertama. Bukan Institut Ibu Profesional kalau tidak ada kejutan. Bagaimana tidak terkejut dan sempat dibuat 'nyut-nyutan' saat diberitakan oleh Founding Mother Ibu Septi tentang rencana Virtual Conference.

Belum habis keriaan menjalankan Hexacare Festival yang marathon zoom tiap hari selama dua pekan. Pekan ini dapat bonus untuk mengembangkan diri sesuai passion dan level kebahagiaan kita. Tak ada paksaan yang ada kesadaran mengenali apa yang mampu kita bagi.


Pekan ini mulai tanggal 8-21 Februati akan ada konferensi dalam jaringan selama 14 hari. Mungkin saja ini adalah konferensi pertama yang terbesar yang pernah ada dan dilakukan oleh para perempuan pembelajar. Berbagi banyak hal keilmuan diberbagai platform media sosial. Jadi ingin tahu apa saja dinamika perasaan teman-teman menjalani peran ini?

Ada berbagai pilihan yang bisa dijalankan yaitu :
1. Host atau speaker, peran ini hexagonia nanti akan membagikan ilmu dan atau pengalaman
2. Participant yakni mengikuti jalannya acara dari awal sampai akhir
3. Bumblebee adalah peserta yang bisa berpindah dari satu acara ke acara lainnya
4. Butterfly adalah yang memilih diam dan merefleksikan apa yang sudah didapat

Tiap hari tidak perlu ikut semuanya hanya dialokasikan minimal satu jam dan maksimal dua acara yang terpenting sesuai kesepakatan dengan keluarga. Jangan sampai mengalihkan kewajiban utama.


Pekan ini masih memilih untuk menjadi partisipan dan juga bumblebee. Oleh karena masih bingung untuk memilih platform apa yang nyaman dan materi apa yang ingin disampaikan. Jadi partisipasi peran yang penting pekan ini adalah mendukung teman-teman yang akan tampil sebagai speaker. Ternyata hasilnya materi yang dibawakan teman-teman luar biasa. Senin lalu meski agak terlambat sempat mengikuti satu tema di IG live tentang berbenah. Sebuah PR yang sering menjadi wacana saja...he he he



Semoga pekan depan sudah menemukan peran lain yang bisa bermanfaat untuk lebih banyak orang. Targetnya bisa live ke melalui Instagram sebab ada keinginan sebab jauh dalam hati ingin menargetkan anak-anak ideologis dan kawan-kawan muda lain yang lebih familiar dengan IG live.

#ZonaO
#HexagonCityVirtualConference
#HexagonCity
#Hexagonia
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional
#IbuProfesionalforIndonesia
#SemestaKaryaUntukIndonesia

Read More

Berpikir Lateral : Pilih 7 Warna Topimu!

Selasa, 02 Februari 2021

Pekan ini materi yang diberikan berkaitan dengan konsep berpikir yang dirancang seorang psikolog bernama Edward de Bono. Melalui bukunya yang berjudul “Berpikir Lateral” pada tahun 1985 ia memperkenalkan konsep "Six Thinking Hat".

Menurut de Bono, kesulitan utama berpikir adalah kebingungan. Oleh karena itu ia memberikan premis bahwa otak manusia dapat berpikir dengan diberikan tantangan yang berbeda-beda. Dirancang secara terstruktur agar dapat berpikir dan mengidentifikasi dari arah yang berbeda.

Berpikir lateral dapat dipahami sebagai usaha berpikir yang berfokus mencapai solusi untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang tidak pada umumnya. Sebuah upaya yang cenderung diabaikan oleh orang yang berpikiran logis.

Proses yang dikembangkan oleh de Bono memberikan ruang pikir kita mampu melihat ide dari berbagai sudut serta fokus yang lebih kaya. Kita diarahkan untuk membagi fokus pada 6 titik saja agar bisa membuat analisa permasalahan yang efisien dan menyeluruh.

Adapun terkait konsep berpikir lateral dan Projects Passion Co House Laras Hati pada Sabtu tanggal 23 Januari 2021 lepas menghelat wahana dari booth pendidikan dilanjutkan diskusi tim. Alhamdulillah hampir mayoritas anggota tim dapat hadir untuk ikut sesi sharing.


Sore hari itu kami bisa saling mengalirkan rasa terkait topi-topi yang akan kami gunakan untuk keberhasilan Hexacare Festival yang sudah dijalani separuh jalan.

Hasil detail sharing tim Laras Hati sebagai berikut :


Selama hampir satu setengah jam itu kami juga mendapatkan ide-ide baru terkait action plan team yang dirangkum seperti gambar di bawah ini :


Pekan ini action plan yang insya Allah ingin kami akan segera eksekusi adalah 'closing ceremony' self care untuk tim Laras Hati.


Terkait Action Plan dengan cluster dapat juga dilihat pada gambar di bawah ini :


Berharap semua member cluster dapat menjadi ambassador dari seluruh project passion co house yang ada. Saling melengkapi dan menyemarakkan acara-acara yang akan diselenggarakan.


Akhir kata dari jurnal pekan ini, semoga Allah mampukan dan mudahkan dengan segala kebaikan-kebaikan agar senantiasa niat untuk berdampak selalu diberkahi-Nya.

Aamiin

#HexagonCity
#Hexagonia
#ZonaG
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Read More