Jurnal Ke-5 Bunda Cekatan Batch 1 : Mari Berkemah denganku!

by - Selasa, Februari 18, 2020

Perjalanan si Ulil memang selalu luar biasa. Berawal dari menyusun langkah lalu tak lupa selalu memegang peta agar tak tersesat saat berpetualang. Kini saatnya si Ulil bertemu Kak Peni yang mengajaknya singgah sebentar untuk beristirahat di bumi perkemahannya. Tak menyangka selama beberapa hari tinggal, Kak Peni juga begitu ingin mendengar kisah perjalanannya. Siapa, apa saja dan bagaimana perasaannya dan juga teman-teman yang ia temui saat ia melintasi belantara?

Awalnya memang gamang harus dengan cara apa Ulil berkenalan dengan 1700-an teman barunya. Meskipun bakat WOO ada ditengah urutan bakat dominan lainnya. Si Ulil tetap tipe yang mudah bergaul tapi lebih suka komunikasi yang intens, ada, dekat dan hangat.

Mengikuti jejak beberapa teman, mulailah menyebarkan sedikit promosi diri. Meninggalkan link personal chat ke WhatsApp, sambil secara acak dan sedikit berbumbu intuitif memilih beberapa teman untuk disapa. Alhamdulillah ada yang merespon dengan hangat ada pula yang hanya dibaca saja. Baik lah mungkin begitu lah jodoh bekerja, unik!

Tak berapa lama setelah narasi tentang diri diunggah di kolom komentar. Beberapa pesan pribadi masuk. Ada yang to the poin   menyodorkan isian, ada banyak pula yang menyapa dan kemudian komunikasi berlanjut dengan bahasa yang lebih cair. Alhamdulillah sampai hari ini terhitung ada 18 teman baru yang berasal dari segala penjuru.


Ternyata betul memang seperti yang selama ini diyakini bahwa sesuatu akan bergerak menuju arah yang sama frekuensinya. Semesta seolah mendukung serta menuntun untuk menemukan jalan apa yang harus dimantapkan untuk ditempuh. Tak pernah menyangka dari ke 18 teman baru, nyaris separuh dari keluarga besar manajemen emosi. Bukan hal yang mengherankan sebetulnya karena keluarga ini memang luar biasa besar jumlahnya.


Bayangkan saja keriuhan 400 anggota keluarga berkumpul, amazing! Ajaibnya adalah sub atau keluarga kecil yang mereka ikuti, kesemuanya hampir rata mengambil tema innerchild dan manajemen marah. Satu topik yang sangat ingin ditambahkan ilmunya. Sebuah perencanaan indah dari Yang Maha Keren bahwasanya minggu itu pula saya sedang mempersiapkan ikut workshop di Jogja terkait topik tersebut. Kebetulan? Tentu saja bukan...tak ada kebetulan di dunia ini karena semua terjadi atas ijin-Nya.

Jika ditanya siapakah yang paling berkesan? Hampir keseluruhan memberikan cerita yang berwarna-warni jadi dilema memang kalau suruh memilih.  Meski ada juga yang dengan gayanya singkat, padat dan berakhir mampat...he he he. Namun ada pula yang saling bertukar cerita panjang sampai menggunakan voice note untuk bercerita. Baiklah lima ulat terpilih adalah :

1. Bunda Anik Dwi Hariyani

Perjalanan percakapan dengan beliau diawali dari Direct Message Instagram. Baru saling berbalas tengah malam karena sedang jarang menengok media sosial satu ini. Percakapan kami pindah ke WhatsApp, bercerita banyak hal, berkembang topik-topik lainnya. Beliau bahagia berada di keluarga SeniOR KeBal utamanya di kelas makanan dan kesehatan karena memang sesuai dengan mind mapping yang ingin belajar pola makanan sehat. Di antara yang lain percakapan dengan bunda asal Gresik ini memang yang paling panjang dan intens, sampai saling berdoa semoga bisa kopdar satu saat nanti. Aamiin. Semoga berjodoh dan silaturahminya berjalan langgeng ya, Bun....

2. Bunda Murni

Wah, bertukar cerita dengan beliau membuat ingin memberikan tepuk tangan dan pelukan. Perjuangannya begitu mengesankan untuk bisa mendampingi permata hatinya keluar dari jeratan trauma. Alih-alih ingin menuntas 'masalah' ananda justru malah ketemu penyebab lainnya. Tak lain adalah pribadi orang tuanya.. Oleh karena itu saat memilih berada dikeluarga favoritnya yaitu manajemen emosi utamanya di kelas manajemen marah. Beliau merasa sangat bahagia karena bisa belajar menemani keluarga dengan perasaan bahagia pula.

3. Bunda Eka Rizki

Sejak melihat beliau tampil di Go live dengan banyak statement yang bikin menandai pakai bintang beberapa kalimatnya. Waktu melihat itu cuma bergumam dalam hati, "Ih keren, tangguh dan mulai sekali tujuannya". Eh nggak menyangka beliau mencolek lebih dahulu. Sungguh luar biasa ditengah kesibukannya sebagai founder, pemimpin, pemilik bisnis yang idenya asli kreatif banget beliau masih menyempatkan diri untuk selalu saling bertukar informasi dan inspirasi. Secara personal ada kata beliau yang begitu berkesan. Kurang lebih begini, "(Berasal) dari The power of kepepet mb.ak Tapi memang dari dulu suka berkarya. Alhamdulillah karya diterima plus nambahin penghasilan bahkan bisa memberdayakan sekitar. Impian  banget. Masyaa Allah."
Ini sebuah ungkapan yang super, sebuah inspirasi dan insight berharga untukku. Berdaya dan memberdayakan sesuai kapasitas peran kita masing-masing. Tidak ada yang lebih indah dari itu. Coba deh yang kepo sama usahanya silahkan dicari ya.

4. Bunda Enggar Swan

Berasal dari IP Jember Raya, bergabung di Ratu Dapur khususnya di teknik memasak cepat dan bergizi serta food preparation. Wah ini topik ilmu yang sangat dibutuhkan juga sebenarnya. Apalagi kalau virus 'mager' datang memberikan ujian, jurus cepat saji dan bergizi seperti ini perlu banget untuk dipelajari.


5. Bunda Susan

Berasal dari IP Bandung, memasuki keluarga emosi utamanya kelas inside out atau pengkhususan topik inner child. Menurutnya benefit berada di keluarga ini cukup besar, ilmunya bertebaran. Permasalahannya kita harus terus CEU KOKOM alias Konsisten dan Komitmen, begitu ujarnya. 

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Tiada kesan tanpa kata dan saran darimu :)



Salam kenal,


Dee.Irum